Penjaga Tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham! Ini Perbedaannya.

CPNS-2023-Kemenkumham-Penjaga-Tahanan-baru
CPNS-2023-Kemenkumham-Penjaga-Tahanan-baru

Penjaga Tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham terakhir ini banyak yang menananyakan perbedaannya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kejaksaan Agung baru saja mengumumkan kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dibuka pada bulan September 2023 kemarin. Kedua lembaga tersebut kini membuka kesempatan untuk posisi penjaga tahanan. Formasi penjaga tahanan merupakan istilah yang digunakan oleh Kejaksaan Agung, sedangkan Kemenkumham menyebutnya Polsuspas atau Polisi Khusus Pemasyarakatan.

Baja Juga : Pendaftaran CPNS 2024 Kemenhub Dibuka! Catat Tanggalnya Jangan Sampai Terlewatkan.

Meskipun keduanya terlibat dalam pengamanan tahanan, perbedaan esensial muncul dalam sebutan dan pelaksanaan tugas. Artikel ini akan memberikan pandangan mendalam mengenai perbedaan antara Penjaga Tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham.

Peran dan Tanggung Jawab Penjaga Tahanan Kejaksaan Agung:

  • Penjaga tahanan merupakan bagian integral dari Kejaksaan Agung, bertugas mengawasi dan menjaga keamanan tahanan.
  • Proses seleksi yang ketat dan pelatihan khusus untuk memastikan profesionalisme dan keandalan penjaga tahanan.
  • Tanggung jawab mencakup pengawasan ketat terhadap tahanan, melibatkan diri dalam transfer, dan menjaga keamanan di dalam lembaga.

Polsuspas Kemenkumham

  • Polsuspas atau Polisi Khusus Pemasyarakatan adalah entitas di bawah Kemenkumham, bertanggung jawab atas pengamanan tahanan di lembaga pemasyarakatan.
  • Sejarah dan perkembangan Polsuspas sebagai bagian penting dalam sistem peradilan pidana.
  • Peran utama Polsuspas dalam menjaga ketertiban dan memberikan perlindungan bagi tahanan.

Seleksi dan Pelatihan Kejaksaan Agung:

  • Fokus pada pelatihan khusus yang diberikan kepada calon penjaga tahanan, menekankan keterampilan yang diperlukan untuk tugas mereka.

Fungsi Sehari-hari:

  • Rincian mengenai kegiatan sehari-hari penjaga tahanan Kejaksaan Agung, termasuk pengawasan ketat dan penegakan peraturan.
  • Pemahaman mendalam mengenai bagaimana Polsuspas Kemenkumham menjalankan tugas mereka dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan tahanan.

Perbedaan dalam Pemanggilan dan Sebutan:

  • Pengenalan lebih lanjut tentang perbedaan terminologi, di mana Kejaksaan Agung menggunakan istilah “penjaga tahanan” dan Kemenkumham menyebutnya “Polsuspas” atau Polisi Khusus Pemasyarakatan.
  • Konteks historis dan legal yang membentuk pemilihan istilah tersebut.

Jumlah Kuota

Posisi penjaga tahanan di Kejaksaan Agung menyediakan sejumlah 2.258 kesempatan (Kuota Nasional) untuk perekrutan. Di sisi lain, Kementerian Hukum dan HAM membuka 1.000 posisi untuk polsuspas (Kuota per Kanwil/Provinsi dan gender).

Tinggi Badan

Calon penjaga tahanan dari Kejaksaan Agung harus memenuhi syarat tinggi badan tertentu, yaitu minimal 160 cm untuk pendaftar laki-laki dan minimal 155 cm untuk pendaftar perempuan. Sementara itu, Polsuspas Kemenkumham menetapkan persyaratan tinggi badan minimal 165 cm bagi pendaftar laki-laki dan minimal 160 cm untuk pendaftar perempuan.

Kualifikasi Pendidikan

Kualifikasi pendidikan yang diperlukan untuk mendaftar pada formasi penjaga tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham sama, yaitu lulusan SMA/Sederajat.

Berat Badan

Dalam formasi penjaga tahanan Kejaksaan Agung, terdapat standar Indeks Massa Tubuh (BMI) yang berkisar antara 18-25 untuk menilai apakah postur badan dapat dikategorikan sebagai ideal atau tidak.

Pada polsuspas Kemenkumham, dibutuhkan berat badan proporsional. Untuk cara menghitungnya adalah:

  • Pria : (Tinggi badan (CM) – 100) – (tinggi badan (CM) – 100) X 10%)
  • Wanita: (Tinggi badan (CM) – 100) – (tinggi badan (CM) – 100) X 15%)

Kesehatan Mata

Persyaratan kesehatan mata untuk penjaga tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham sama. Kedua instansi mengharuskan calon penjaga tahanan memiliki penglihatan normal dan tidak mengalami buta warna, baik secara parsial maupun total.

Batasan Usia

Usia minimal dan maksimal untuk penjaga tahanan Kejaksaan Agung dan Polsuspas Kemenkumham adalah sama. Calon pelamar diharuskan berusia minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun.

Dokumen/Sertifikat


Formasi penjaga tahanan Kejaksaan Agung mensyaratkan pelamar untuk memiliki sertifikat komputer dan bela diri, tanpa batasan jenis bela diri tertentu. Selain itu, terdapat persyaratan nilai rapor dengan nilai rata-rata minimal 70.

Baca Juga : Seleksi CASN 2024 Formasi: Rekruitmen Terbesar Dalam 6 Edisi Terakhir

Masih bingung? Tanya aja disini.